ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
Be Shares - Setelah ramai diperbincangkan di Facebook tentang foto kakek penjual nasi uduk Betawi yang sedang tertidur pulas sambil menunggu pembeli di tenda Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (20/10/2016), media sosial pun heboh.Tidak butuh waktu lama, postingan tersebut langsung mendapatkan perhatian yang umumnya terharu, prihatin, dan ingin membantu.
Sehari setelah status dan foto-foto kakek beredar luas di media sosial dan terus menerus dibicarakan netizen, keadaan tempat jualan kakek itu berubah drastis. Pengunjung di warungnya sampai mengantri untuk membeli nasi uduk. Abdul Rauf mengakui setelah namanya tempat usahanya tenar di media sosial, jumlah pembeli bertambah berlipat-lipat. Lelaki yang sudah 35 tahun menjual nasi uduk itu menyatakan bahwa sebelum heboh di media sosial belum ada pengunjung di warungnya, kebanyakan pengunjung cuma lewat saja.
Abdul mengungkapkan selama ini pemasukan sehari-hari dari usaha ini tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. Untuk memenuhi kebutuhan, dia harus memutar otak lagi. Menurutnya pendapatan paling besar saat itu seratus lima puluh ribu, sedangkan biasa modal tiga ratus ribu, malah tekor.
Kakek tiga cucu bersyukur dengan adanya netizen yang berbaik hati dengan mengunggah foto tempat usahanya ke media sosial. Dalam waktu singkat, pendapatannya membaik. Dia menyatakan sebelum heboh di media sosial dia hanya menyiapkan tiga liter (nasi uduk) dan juga kadang tidak habis. Setelah heboh di media sosial sampai sepuluh liter.
Abdul biasanya ditemani istri saat berdagang. Biasanya dia membuka tenda mulai pukul 17.00.WIB dan baru tutup pukul 23.30 WIB. Sejak beberapa hari terakhir, sekitar jam 19.30 WIB dagangan pasti habis terjual. Menurutnya biasanya tutup jam setengah dua belas malam, itu juga kadang tidak habis, kalau sekarang setengah delapan nasi uduknya sudah habis.

Kakek berusia 60 tahun tak henti-henti bersyukur dengan kebaikan netizen. Dia berharap usahanya tetap lancar sehingga bisa menyambung hidup di tengah Ibu Kota yang ekonominya semakin susah. Sekali lagi, peran netizen tidak dapat dipandang sebelah mata. Nyatanya dapat mengangkat perekonomian seorang kakek penjual nasi uduk yang sebelumnya sepi pembeli.
Sumber: suara,com


0 Response to "Inspiratif..Beginilah Nasib Kakek Tua Penjual Nasi Uduk Setelah Warung Nasi Uduknya Viral Di Dunia Maya"
Post a Comment